Rabu, 03 Januari 2018

Cerita si Amplop Cokelat

Amplop,
Apa??? Amplop???
Iya Amplop, siapa sih yang gak kenal amplop? Apalagi amplop warna putih (amplop kondangan) wkwkwkwk oke oke gw gak akan bahas soal amplop itu, takut baper.

Banyak sekali kegunaan dan fungsi dari amplop cokelat itu sendiri, salah satunya yaa untuk melamar pekerjaan, menaruh beberapa lembar kertas di dalam amplop tersebut. Amplop coklat identik dengan para pejuang yang ingin merubah kehidupan dengan cara bekerja, yaa cari kerja. Lulus sekolah atau kuliah tujuan utamanya yaa pasti ingin bekerja. Bekerja di suatu perusahaan besar, terkenal, punya nama, apalagi perusahaan tersebut berdiri megah di kota besar, yaa Jakarta. Tempat impian semua orang digantungkan, tempat cari kerja, tempat merubah nasib. Saya salah satu diantara ratusan ribu bahkan jutaan orang yang ingin bekerja di Jakarta. Kenapa??? Tekad saya semenjak kuliah di semester akhir saya selalu berbicara di depan kaca kamar “Lulus Kuliah Nanti saya mau kerja di Jakarta” itu tekad saya setiap kali saya di depan kaca kamar. Saya mau merasakan gimana kehidupan di kota besar (Jakarta), gimana rasanya kerja di Jakarta pergi pagi pulang malam, berjuang naik kereta yang penumpangnya luar biasa, Keinginan saya sangat besar untuk hal itu. Mau gimana cara nya saya harus berjuang untuk mendapatkan kerja di Jakarta.


Perjalanan saya dalam mencari kerja gak selamanya berjalan mulus. Saya sempat merasakan yang namanya nganggur berkepanjangan selama 9 bulan, saya pernah nyasar waktu datang untuk interview dan sudah di tunggu oleh user, saya pernah ditolak secara halus oleh perusahaahn, saya pernah kesusahan uang karena gak enak minta sama orang tua terus, orang tua terutama Bapak pernah bilang “udah cari kerja yang dekat aja gak usah jauh-Jauh ke Jakarta sama aja”, gak jarang saya putus asa dan bilang “Ya Allah kenapa saya susah mendapatkan kerja, apa karena Bapak saya gak ridho. Dan saya pernah keseleo di Stasiun Cawang, dan ini sumpah sakittttt.

Banyak sekali perusahaan yang sudah saya apply melalui JobStreet dan aplikasi online pencari kerja lainnya, saya juga pernah datang untuk walk in, jobfair. Beberapa perusahaan menaggil saya, hampir Semua saya datangi dan saya hadiri, lagi lagi dan lagi saya harus pulang dengan rasa kecewa. “tunggu 2 minggu yaa Mba”. Dan  selalu saya di kasih jawaban PHP seperti itu. Selalu saya bicara dalam hati “Allah punya rejeki untuk saya ditempat lain, Allah sedang mencari tempat kerja yang terbaik untuk saya” kata-kata itu sudah membuat ketenangan tersendiri untuk saya.  Lebih dari 20 perusahaan yang pernah saya datangin dan saya harus tetap semangat mendapatkan apa yang saya mau.

PT. Adira Dinamika Multi Finance, Tbk menjadi perusahaan ke 22 (kalau gak salah hehehe) yang yang saya hadiri untuk tes dan interview User. Enggak lupa dan enggak akan pernah lupa sama panggilan yang satu ini. Kamis, 15 September 2017 Saya di telepon terlebih dahulu, setelah itu saya di email secara detail kapan, dimana, saya akan tes dan interview user untuk posisi Data Command Center tapi hanya 3 bulan untuk mengerjakan project dan sebagai Honorer. yaa Jumat 16 September 2017 jadwal tes dan interview user saya. Saya enggak akan menyia-nyiakan kesempatan ini menurut saya panggilan kerja itu Rejeki dari Allah.

Jumat, 16 September 2016 saya dateng ke perusahaan tersebut. Sampai di sana saya di sambut dengan baik oleh karyawan tersebut sepertinya si Mba HRD nya “Intania Sari Pratiwi” setelah ketemu sama dia, saya di antar ke lantai lain untuk Tes dan untuk interview user namanya Ibu “Surtiningsih” (Mba Ning) hehehe. Lumayan agak lama saya di sesi ini dan seperti biasa Mba Ning bilang “Tunggu yaa sampai 2 minggu”. Kurang lebih seminggu kemudian Rabu, 21 September 2017 saya dapat email dari Mba Intania isi email tersebut “Lolos Seleksi dan berhak bergabung dan untuk bisa masuk kerja Senin, 26 September 2016”. Alhamdulillah dan akhirnya saya bisa kerja juga.


Ini yang saya mau, ini cita-cita saya untuk bekerja di Jakarta.
Sudirman, kota pertama saya untuk bekerja
Sudirman, kota pertama saya mencari uang.

Saya yakin dan percaya Allah enggak tidur, Rejeki sudah diatur Allah, dan enggak akan ketuker, Allah tahu yang yang terbaik...
Doa, Usaha, kerja keras dan tetap semangat...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar