Apa???
Amplop???
Iya Amplop, siapa sih yang gak kenal amplop? Apalagi amplop warna putih (amplop kondangan) wkwkwkwk oke oke gw gak akan bahas soal amplop itu, takut baper.
Iya Amplop, siapa sih yang gak kenal amplop? Apalagi amplop warna putih (amplop kondangan) wkwkwkwk oke oke gw gak akan bahas soal amplop itu, takut baper.
Banyak
sekali kegunaan dan fungsi dari amplop cokelat itu sendiri, salah satunya yaa
untuk melamar pekerjaan, menaruh beberapa lembar kertas di dalam amplop
tersebut. Amplop coklat identik dengan para pejuang yang ingin merubah
kehidupan dengan cara bekerja, yaa cari kerja. Lulus sekolah atau kuliah tujuan
utamanya yaa pasti ingin bekerja. Bekerja di suatu perusahaan besar, terkenal,
punya nama, apalagi perusahaan tersebut berdiri megah di kota besar, yaa
Jakarta. Tempat impian semua orang digantungkan, tempat cari kerja, tempat
merubah nasib. Saya salah satu diantara ratusan ribu bahkan jutaan orang yang
ingin bekerja di Jakarta. Kenapa??? Tekad saya semenjak kuliah di semester
akhir saya selalu berbicara di depan kaca kamar “Lulus Kuliah Nanti saya mau
kerja di Jakarta” itu tekad saya setiap kali saya di depan kaca kamar. Saya
mau merasakan gimana kehidupan di kota besar (Jakarta), gimana rasanya kerja di
Jakarta pergi pagi pulang malam, berjuang naik kereta yang penumpangnya luar
biasa, Keinginan saya sangat besar untuk hal itu. Mau gimana cara nya saya
harus berjuang untuk mendapatkan kerja di Jakarta.
Perjalanan
saya dalam mencari kerja gak selamanya berjalan mulus. Saya sempat merasakan
yang namanya nganggur berkepanjangan selama 9 bulan, saya pernah nyasar waktu
datang untuk interview dan sudah di tunggu oleh user, saya pernah ditolak
secara halus oleh perusahaahn, saya pernah kesusahan uang karena gak enak minta
sama orang tua terus, orang tua terutama Bapak pernah bilang “udah
cari kerja yang dekat aja gak usah jauh-Jauh ke Jakarta sama aja”, gak
jarang saya putus asa dan bilang “Ya Allah kenapa saya susah mendapatkan
kerja, apa karena Bapak saya gak ridho. Dan saya pernah keseleo di
Stasiun Cawang, dan ini sumpah sakittttt.
Banyak
sekali perusahaan yang sudah saya apply melalui JobStreet dan aplikasi online
pencari kerja lainnya, saya juga pernah datang untuk walk in, jobfair. Beberapa
perusahaan menaggil saya, hampir Semua saya datangi dan saya hadiri, lagi lagi
dan lagi saya harus pulang dengan rasa kecewa. “tunggu 2 minggu yaa Mba”. Dan
selalu saya di kasih jawaban PHP seperti
itu. Selalu saya bicara dalam hati “Allah punya rejeki untuk saya ditempat
lain, Allah sedang mencari tempat kerja yang terbaik untuk saya” kata-kata
itu sudah membuat ketenangan tersendiri untuk saya. Lebih dari 20 perusahaan yang pernah saya datangin
dan saya harus tetap semangat mendapatkan apa yang saya mau.
PT. Adira Dinamika
Multi Finance, Tbk menjadi perusahaan ke 22 (kalau gak salah hehehe) yang yang
saya hadiri untuk tes dan interview User. Enggak lupa dan enggak akan pernah
lupa sama panggilan yang satu ini. Kamis, 15 September 2017 Saya di telepon
terlebih dahulu, setelah itu saya di email secara detail kapan, dimana, saya
akan tes dan interview user untuk posisi Data Command Center tapi hanya 3 bulan
untuk mengerjakan project dan sebagai Honorer. yaa Jumat 16 September 2017
jadwal tes dan interview user saya. Saya enggak akan menyia-nyiakan kesempatan
ini menurut saya panggilan kerja itu Rejeki dari Allah.
Jumat, 16 September
2016 saya dateng ke perusahaan tersebut. Sampai di sana saya di sambut dengan
baik oleh karyawan tersebut sepertinya si Mba HRD nya “Intania Sari Pratiwi”
setelah ketemu sama dia, saya di antar ke lantai lain untuk Tes dan untuk
interview user namanya Ibu “Surtiningsih” (Mba Ning) hehehe. Lumayan
agak lama saya di sesi ini dan seperti biasa Mba Ning bilang “Tunggu
yaa sampai 2 minggu”. Kurang lebih seminggu kemudian Rabu, 21 September
2017 saya dapat email dari Mba Intania isi email tersebut “Lolos Seleksi dan berhak
bergabung dan untuk bisa masuk kerja Senin, 26 September 2016”. Alhamdulillah
dan akhirnya saya bisa kerja juga.
Ini yang saya mau, ini
cita-cita saya untuk bekerja di Jakarta.
Sudirman, kota pertama
saya untuk bekerja
Sudirman, kota pertama
saya mencari uang.
Saya yakin dan percaya
Allah enggak tidur, Rejeki sudah diatur Allah, dan enggak akan ketuker, Allah
tahu yang yang terbaik...
Doa, Usaha, kerja keras
dan tetap semangat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar