Perkembangan
teknologi dan informasi yang semakin pesat, banyak hal yang dapat terjadi pada
siapa saja. Salah satunya adalah kejahatan dibidang teknologi dan informasi.
Istilah yang biasa kita dengar yaitu “Cybercrime”
. Mungkin bagi sebagian
orang, sudah tidak asing lagi mendengar istilah tersebut bahkan bisa saja salah
seorang dari kita maupun kerabat atau keluarga terdekat pernah menjadi korban
dari cybercrime.
Selasa, 28 April 2015
Sabtu, 18 April 2015
Cyberlaw, Computer Crime Act, Council Of Europe Convention On Cyber Crime, Dan Dampak Diterapkannya UU ITE
1. Perbandingan
Cyberlaw di berbagai negara
A. CYBERLAW
Cyberlaw adalah hukum yang digunakan didunia maya (cyber
space) yang umumnya diasosiasikan dengan internet
Cyberlaw
sendiri memiliki beberapa pengertian yaitu Hukum Sistem Informasi, Hukum
Informasi, dan Hukum Telematika. Beberapa penerapan di dunia maya diantaranya :
Jumat, 20 Maret 2015
Tata Krama Dalam Bidang Teknologi Informasi
Profesi
Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan
pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi
biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan
lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut.
Ciri khas profesi :
a. Suatu bidang pekerjaan yang
terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas
b. Suatu teknik intelektual
c. Penerapan praktis dari teknik
intelektual pada urusan praktis
d. Suatu periode panjang untuk
pelatihan sertifikasi
e. Beberapa standard an pernyataan
tentang etika yang dapat diselenggarakan
f. Kemampuan untuk kepemimpinan pada
profesi sendiri
g. Asosiasi dari anggota profesi yang
menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar
anggotanya
h. Pengakuan sebagai profesi
i.
Perhatian
yang professional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan
profesi
j.
Hubungan
yang erat dengan profesi lain.
Minggu, 23 November 2014
Penulisan Artikel 6 "Macam-Macam Elearning Dalam Telematika”
Nama :
Dwi Rejeki
NPM :
12111260
Kelas : 4KA12
Tugas : Pengantar Telematika (Softskill)
Penulisan Artikel 6
Macam-Macam Elearning Dalam
Telematika
Penulisan Artikel 5 "Telematika Di Berbagai Bidang”
Nama :
Dwi Rejeki
NPM :
12111260
Kelas : 4KA12
Tugas : Pengantar Telematika (Softskill)
Penulisan Artikel 5
Telematika Di Berbagai Bidang
A.
Bidang Pendidikan (E-Learning)
Globalisasi
telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dari pendidikan tatap
muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia
sudah berkembang pendidikan terbuka dengan metode belajar jarah jauh (distance
learning) dengan media internet berbasis web atau situs. Selain itu, web
bernuansa pendidikan non-institusi, perpustakaan online, dan interaksi dalam
group, juga sangatlah mendukung.
Selain
murid atau mahasiswa, portal e-learning dapat diakses oleh siapapun yang
memerlukan tanpa pandang faktor jenis usia, maupun pengalaman pendidikan
sebelumnya. Hampir seluruh kampus di Indonesia, dan beberapa Sekolah Menegah
Atas (SMA), telah memiliki web. Beberapa kegiatan yang dpat dilakukan antara
lain berbagi informasi, mengirim tugas, mengecek nilai, mengerjakan tugas,
melihat jadwal, melakukan ujian, dan yang lainnya.
Sabtu, 22 November 2014
Penulisan Artikel 4 "Alat Telematika (Handphone)”
Nama :
Dwi Rejeki
NPM :
12111260
Kelas : 4KA12
Tugas : Pengantar Telematika (Softskill)
Penulisan Artikel 4
Alat Telematika “Handphone”
Dahulu handphone hanya digunakan
sebagai media komunikasi (bertelepon) atau untuk mengirimkan sms, tetapi kini
dengan perkembangan teknologi yang cukup pesat fungsi handphone pun semakin
beragam dan di tambah fitur-fitur lebih menarik. Mulai dari adanya BlackBerry
Messenger (BBM), whatsapp, line, wechat, google, path, instagram, y-mail,
g-mail, dan masih banyak yang lainnya yang ditawarkan untuk handphone berbasis
android, windows, iphone.
Penulisan Artikel 3 "Pendidikan Dahulu VS Sekarang "
Nama :
Dwi Rejeki
NPM :
12111260
Kelas : 4KA12
Tugas : Pengantar Telematika (Softskill)
Penulisan Artikel 3
Pendidikan Dahulu VS Sekarang
Pendidikan merupakan hal terpenting pada setiap orang karena
dengan pendidikan orang bisa mencapai kualitas dalam hidupnya. Dan dengan
pendidikan pula kita bisa menciptakan manusia manusia yang berakhlak baik dan
cerdas. Media pembelajarannya pun sangat berbeda, yang dahulu para pengajar
hanya menggunakan buku dan papan tulis sebagai medianya kini semakin
berkembangnya telematika pembelajaran pun dapat lebih mudah dan praktis dengan
adanya e-book atau Electronik Book sebagai pengganti buku paket atau cetak dan
autofocus sebagai pengganti papan tulis. Hal ini sangat mengguntungkan bagi
para pelajar maupun pengajar. Ada beberapa perbandingan mengenai pendidikan
dulu dengan sekarang diantaranya :
Jumat, 21 November 2014
Penulisan Artikel 2 "Pembelajaran Sistem E-learning"
Nama :
Dwi Rejeki
NPM :
12111260
Kelas : 4KA12
Tugas : Pengantar Telematika (Softskill)
Penulisan Artikel 2
Pembelajaran Sistem E-learning
E-Learning
merupakan salah satu kemajuan telematika yang sedang berkembang. E-learning
adalah proses pembelajaran
yang disampaikan atau difasilitasi oleh teknologi elektronik, khususnya
teknologi informasi dan komunikasi. Benyak sekali manfaat yang
dapat diterima dari ketersediaan sistem e-learning antara lain :Sabtu, 08 November 2014
Pentingnya Manajemen Kontrol Keamanan Pada Sistem
Nama :
Dwi Rejeki
NPM :
12111260
Kelas : 4KA12
Tugas : Analisis Kinerja Sistem
Virtual
Class
Pentingnya Manajemen Kontrol
Keamanan Pada Sistem
Informasi adalah salah suatu asset penting dan
sangat berharga bagi kelangsungan hidup bisnis dan disajikan dalam
berbagai format berupa : catatan, lisan, elektronik, pos, dan audio visual.
Oleh karena itu, manajemen informasi penting bagi meningkatkan
kesuksusesan yang kompetitif dalam semua sektor ekonomi.
Work Breakdown Structure (WBS) Penulisan Ilmiah
Nama :
Dwi Rejeki
NPM :
12111260
Kelas : 4KA12
Tugas : Analisis Kinerja Sistem
Virtual
Class
Work Breakdown Structure (WBS)
Penulisan Ilmiah
WBS adalah suatu metode
pengorganisaian proyek menjadi struktur pelaporan hierarakis. WBS digunakan
untuk melakukan Breakdown atau memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi lebih detail. Hal ini dimaksudkan agar proses
perencanaan proyek memiliki tingkat yang lebih baik.
WBS disusun bedasarkan dasar
pembelajaran seluruh dokumen proyek yang meliputi kontrak, gambar-gambar, dan
spesifikasi. Proyek kemudian diuraikan menjadi bagian-bagian dengan mengikuti
pola struktur dan hirarki tertentu menjadi item-item pekerjaan yang cukup
terperinci, yang disebut sebagai Work Breakdown Structure.
Langganan:
Postingan (Atom)



