Beberapa
hari sejak kembali “ketempat ini”, “Bunga” adalah hal yang paling
penting yang membuatku kembali menemukan kebahagiaan di tempat ini. Sosok yang
entah bagaimana caranya, sejak pertama kali bertemu beberapa tahun yang lalu,
setiap kali berada didekatnya, menyebutkan namanya, melihat wajahnya, mendengar
suaranya, melihat senyumnya, membuatku deg-degan melulu. “Bunga” aku menjulukinya
dengan nama itu. Dia sosok yang sederhana tetapi entah mengapa setiap kali aku
mendengar namanya itu akan menjadi sempurna,, yaa sempurna.
Di
“tempat
ini” yang akan aku cari pertama kali adalah “Bunga”, yaa “Bunga”
bukan yang lain hanya “Bunga”. Saat di tersenyum, saat di
berbicara, oohhh noooo, oohhhh maiii “Ohh his voice, ohh his smile, has melting
my heart... help me! Help me!”.
Aku
melihat, memperhatikan sosok itu “sosok yang kupuja sejak pertama kali
berjumpa, sosok yang cerdas, rajin, pendiam” aku berharap suatu saat
nanti bisa mengatakan semua perasaanku kepadanya. Aku suka semua tentangnya, yaa tentang ''Bunga''.
Setiap
aku mengingat namanya “Bunga” sedang apa dia sekarang? Apa dia sudah makan? Ahh aku
kangen dengannya.
Aku tahu semua tentangnya, yaa tentang “Bunga”. Aku tahu parfume kesukaannya yang dia pakai, aku mengenalinya dengan wanginya, aku tahu warna kesukaanya, aku tahu minuman kesukannya, aku tahu makanan kesukannya, aku tahu music kesukannya, aku tahu lagu kesukannya, aku tahu boneka kesukannya, aku tahu semua tentang “Bunga”, Yaa aku tahu.
Selama ini akulah pemuja rahasianya. Aku benar-benar menyukainya sejak lama tetapi aku tak pernah berani mengungkapkannya, yaa akulah seorang peragu, aku ragu untuk melakukannya. Lebih baik aku jadi pemuja rahasianya dan pengagumnya karena ini lebih baik, yaa ini lebih baik.
Aku
selalu menikmati sensasi gempa bumi setiap kali berdekatan dengannya atau
menyebutkan namanya. Aku senang kapanpun saat teringat dia, aku senang kapanpun
saat merindukannya yaa meskipun “Bunga” takkan pernah tahu persaanku
sebenarnya terhadapnya “aku menyukainya, aku mengaguminya”.
hanya sebuah cerita novel ""' Tak Sempurna : " Bunga''
Tidak ada komentar:
Posting Komentar