Rabu, 13 Maret 2013

Jakarta Itu "indah" (2)


Seperti janji saya sebelumnya yang akan membahas kembali “indahnya” kota Jakarta tercinta. Yang belum saya bahas itu tentang indah “pendidikannya” dan indah “pemerintahannya”..

Indah “pendidikannya”... yakin nih sudah indah? Saya rasa belum cukup indah dan baik, masih banyak saja anak-anak yang putus sekolah karena kekuarangan biaya. Memang pemerintah sudah mengalokasikan dana untuk pendidikan seperti salah satu adalah Bantuan Operasional Sekolah atau yang lebih dikenal dengan BOS, tapi mana buktinya masih banyak anak-anak yang putus sekolah, walaupun sudah ada program tersebut terkadang masih ada pungutan dari pihak sekolah atau pihak yang lainnya.


Tidak hanya itu pendidikanpun ternodai oleh aksi-aksi sok jagoan secara brutal yang dilakukan oleh para pelajar SMP maupun SMA seperti tawuran hingga menyebabkan korban jiwa, yang katanya mereka lakukan sudah turun-temurun dan demi membela sekolah (hahhh membela sekolah?? Kalau ingin membela sekolah sih bukan seperti itu caranya, kalian bisa membuat sekolah bangga dengan prestasi bukannnya dengan tawuran.). Yang dibawa pelajar ini pun bukannya peralatan sekolah melainkan peralatan perang seperti samurai, celurit, golok, gir motor yang dililitkan sabuk. Tidak hanya masalah tawuran, masalah yang lainpun banyak seperti minum-minuman keras, obat-obatan terlarang (narkoba), seks bebas, cabut disaat jam pelajaran, nongkrong di saat jam sekolah. Terkadang juga terjadi diskriminasi disekolah, dibedakan antara sikaya dan simiskin.

Indah “pemerintahannya”... iishh-iishh udah yakin nih pak, bu sama pemrintahannya? Hahh belum juga tuh, masih saja ada anggota yang terhormat yang melakukan korupsi, korupsinya pun tidak nanggung-nanggung trliunan (itu uangnya banyaknya se apa yaa). Sudah dikasih jabatan enak, gaji yang wahhh, difasilitasi kendaraan, masih saja melakukan penyelewengan, (padahal banyak loh yang mendambakan jadi anggota pemerintah). Ini malah datang sesuka hati, sampai gedung duduk dan diam, saat rapat pun enak-enakan ada yang ngobrol, ada yang sibuk dengan gadget mahalnya, ngobrol kanan-kiri (enak bener yaa).
Yaa harapan saya sih untuk pemerintahan yang akan datang semoga tidak terjadi hal buruk seperti diatas itu, pemerintah harus bisa lebih bertanggung jawab terhadap tugasnya msing-masing dan tidak menyepelekan masalah yang terjadi dimasyarakat.

Thanks :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar