Senin, 25 Maret 2013

Si Macet


Macet, apa yang terlintas dalam pikiran kalian tentang kata ini? pasti kebanyakan dari kalian akan jengkel, kesel, sebel, semrawut, ga karuan, dan uuhhhh yaa kan?? Macet memang membuat setiap orang menjadi jengkel. Apalagi kalau di pagi hari, mobil pribadi, motor, kendaraan umum sudah kaya semut yang berjejer ingin pindah rumah, ngantri banget dan membludak. Ditambah lagi pagi hari itu jam orang berangkat kantor dan jam anak berangkat sekolah, sudah deh tambah macet saja. Bisa-bisa telat deh sampai kantor.

Kalau dulu sih di jam-jam tertentu saja rawan kemacetan, tetapi sekarang hampir setiap jam rawan kemacetan terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, bahkan jalan-jalan tikus pun menjadi salah satu alternative untuk menghindari kemacetan (wiihh parah yaaa). Bagaimana tidak bertambah macet, setiap mobil pribadi yang berlalu lalang hanya berisikan satu orang saja didalamnya , ditambah lagi para pengguna motor yang seenaknya asal selap-selip, belum lagi ditambah angkutan umum yang seenaknya maniak-turunkan penumpang dan mengetem, belum lagi kendaraan yang memutar balik tidak pada tempatnya, terkadang rambu-rambu lalu lintas yang tidak berfungsi seperti lampu merah, dan tidak adanya yang mengatur lalu lintas dari pihak kepolisian.

Lalu kapan yaa jalanan bebas macet?? Mungkin hal ini dapat terjadi bila hari raya tiba. Jalanan yang kita kenal sebagai antrian kendaraan akan sepi jika hari raya tiba misalnya saja seperti lebaran. Terutama di kota-kota bersar seperti Jakarta, Jakarta akan terlihat seperti kota mati dan tidak berpenghuni. Yaa walaupun hanya dapat di nikmati beberapa hari saja setelah itu selamat menikmati kemacetan kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar