Macet, apa yang
terlintas dalam pikiran kalian tentang kata ini? pasti kebanyakan dari kalian
akan jengkel, kesel, sebel, semrawut, ga karuan, dan uuhhhh yaa kan?? Macet memang
membuat setiap orang menjadi jengkel. Apalagi kalau di pagi hari, mobil
pribadi, motor, kendaraan umum sudah kaya semut yang berjejer ingin pindah
rumah, ngantri banget dan membludak. Ditambah lagi pagi hari itu jam orang
berangkat kantor dan jam anak berangkat sekolah, sudah deh tambah macet saja. Bisa-bisa
telat deh sampai kantor.
Kalau dulu sih di
jam-jam tertentu saja rawan kemacetan, tetapi sekarang hampir setiap jam rawan
kemacetan terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, bahkan jalan-jalan tikus
pun menjadi salah satu alternative untuk menghindari kemacetan (wiihh parah
yaaa). Bagaimana tidak bertambah macet, setiap mobil pribadi yang berlalu
lalang hanya berisikan satu orang saja didalamnya , ditambah lagi para pengguna
motor yang seenaknya asal selap-selip, belum lagi ditambah angkutan umum yang
seenaknya maniak-turunkan penumpang dan mengetem, belum lagi kendaraan yang
memutar balik tidak pada tempatnya, terkadang rambu-rambu lalu lintas yang
tidak berfungsi seperti lampu merah, dan tidak adanya yang mengatur lalu lintas
dari pihak kepolisian.
Lalu kapan yaa jalanan
bebas macet?? Mungkin hal ini dapat terjadi bila hari raya tiba. Jalanan yang
kita kenal sebagai antrian kendaraan akan sepi jika hari raya tiba misalnya
saja seperti lebaran. Terutama di kota-kota bersar seperti Jakarta, Jakarta
akan terlihat seperti kota mati dan tidak berpenghuni. Yaa walaupun hanya dapat
di nikmati beberapa hari saja setelah itu selamat menikmati kemacetan kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar