Masalah, iya masalah..
setiap manusia yang hidup didunia pasti mempunyai masalah dan pernah
mengalaminya entah itu masalah yang ringan, sedang bahkan sampai rumit
sekalipun. Masalah terkadang membuat seseorang menjadi buta mata, buta hati,
dan buta pikiran sehingga banyak dari mereka yang mengambil jalan pintas
seperti bunuh diri, mereka beranggapan bunuh diri itu salah satu jalan untuk
menyelesaikan masalah. Memang didunia masalah akan selesai tetapi masalah yang
sangat besar sudah menanti diakhirat karena perbuatan bunuh diri tersebut dan
perbuatan yang satu ini sangatlah dibenci oleh Allah dan dosanya sangatlah
besar.
Senin, 18 Maret 2013
Tips Merawat Tas ExSport
Heyy
Hello...
Kalian pasti tidak asing lagi kan dengan tas ransel, itu loh tas yang dibawa dipunggung, tahu kan? Bagi
kalian para penggemar tas ransel khususnya bagi para cowok, eh tapi-tapi cewek juga
suka ko sama jenis tas yang satu ini, soalnya simple banget dan ga ribet. Oke-oke
kali ini saya akan berbagi sedikit tips bagaimana cara merawat tas ransel
kesayangan kita agar terlihat tetap bagus, tetap kece dan oke punya. Tapi untuk
kali ini saya akan membahas tas rensel merk exSport yaa :D
Rabu, 13 Maret 2013
Jakarta Itu "indah" (2)
Seperti janji saya
sebelumnya yang akan membahas kembali “indahnya” kota Jakarta tercinta. Yang
belum saya bahas itu tentang indah “pendidikannya” dan indah “pemerintahannya”..
Indah “pendidikannya”...
yakin nih sudah indah? Saya rasa belum cukup indah dan baik, masih banyak saja
anak-anak yang putus sekolah karena kekuarangan biaya. Memang pemerintah sudah
mengalokasikan dana untuk pendidikan seperti salah satu adalah Bantuan
Operasional Sekolah atau yang lebih dikenal dengan BOS, tapi mana buktinya
masih banyak anak-anak yang putus sekolah, walaupun sudah ada program tersebut
terkadang masih ada pungutan dari pihak sekolah atau pihak yang lainnya.
Jakarta Itu "indah" (1)
Say Hello To
Jakartaaaa...
Iya Jakarta, Siapa sih yang tidak kenal kota yang satu ini kota metropolitan, kota elit. Jakarta,
kota yang memiliki daya tarik yang cukup tinggi dan besar bagi siapapun. Setiap
orang yang ditanya pasti ingin ke Jakarta, mereka bilang sih mau cari
keberuntungan di kota ini, cari kerja walaupun dengan kemampuan yang sangat
minim dan pendidikan yang kurang.
Indah itu bagus, baik, menawan, sempurna, menarik perhatian, cantik,
rupawan, enak dilihat. Tapi apakah semua itu ada di Jakarta? Apakah Jakarta itu “indah”? iya
Jakarta itu “indah”, indah kemacetannya, indah sampahnya, indah kalinya, indah “keamananya”,
indah “kerapiannya”, indah “ketertibannya”, indah “fasilitasnya”, indah
“pendidikannya”, indah “pemerintahannya” (nanti menyusul) :D, tetapi
itu semua dalam tanda “kutip” dan minus. Kenapa demikian?
Senin, 11 Maret 2013
Jaminan Kematian!
Kematian! Siapa sih
yang tidak kenala sama kata yang satu ini, pasti kenal kan? Hampir semua orang
merinding mendengar kata ini membuat bulu kuduk berdiri brrr, tapi tidak bisa
dipungkiri setiap orang yang hidup didunia pasti akan mengalami kematian. Ini sudah
menjadi takdir dan kehendak Allah SWT.
Salah satu kematian
bisa disebabkan oleh suatu penyakit yang diberikan Allah kepada tubuh kita. Orang
kaya sakit tidak masalah mungkin, mudah saja tinggal dibawa ke rumah sakit, pesan kamar yang cukup waahhh,
tinggal bayar hanya dengan mengeluarkan dompet tebal dan bahkan kartu ajaib
yang berisi berjuta-juta, beratus juta,
bermiliaran, dan bahkan bertriliunan, pihak rumah sakitpun pastinya langsung
merespect melayani tanpa bertele-tele, mudahkan dan sangat waahhh. Semua serba
uang, uang itu pintar.
Minggu, 10 Maret 2013
Seperti Nano-Nano
Apa yang ada dipikiran
kalian tentang judul postingan saya? Saya tahu, pasti kebanyakan dari kalian
akan menebak dan berfikiran “itu kan merk permen?”, kalian memang benar itu
adalah merk permen. Tetapi apakah saya akan membahas tentang permen itu? Jelas
tidak.
Kata Nano-nano itu saya
gunakan hanya ibarat saja untuk persahabatan dan pertemanan. Yaa sama halnya
seperti nano-nano persahabatan pun mempunyai rasa seperti nano-nano
manis-asam-asin ramai rasanya (slogan iklan). Kalian pasti mempunyai sahabat
kan? Atau lebih dari sahabat? Sudah dianggap seperti keluarga? Pasti punyakan?
Mungkin itu satu-dua-tiga atau lebih itu lebih baik. Mempunyai seorang sahabat
itu sangat menyenangkan tidak ada tandingannya dan tidak akan tergantikan oleh
apapun apalagi kalau sudah bersahabat bertahun-tahun.
Rasanya, Pahit-Manis
Pahit-Manis apa sih itu? Orangkah? Bukan tentunya,
ini adalah hanya sebuah serbuk biasa dalam kemasan, apa itu? Yaa apalagi kalau
bukan kopi, siapa sih yang tidak kenal sama minuman yan satu ini. Ada yang
bilang kopi itu minuman yang paling nikmat didunia yang disukai banyak orang
mulai dari orang tua, lanjut usia, orang dewasa, remaja bahkan anak-anakpun
menyukai minuman yang satu ini.
Walaupun rasanya pahit, warnanya hitam pekat tetapi tetap disukai banyak orang. Kalau sudah minum kopi itu rasanya rilex abis, ngilangin penat dan enjoy yaa gaa para pecinta kopi? Kalau boleh jujur saya sendiri pun jatuh cinta sama kopi, kalau disuruh memilih antara susu dan kopi tentu saya akan tertarik dengan kopi. Apakah saya akan membahas tentang jenis-jenis kopi? Harga kopi? Atau proses pembuatan kopi? Tentu tidak.
Walaupun rasanya pahit, warnanya hitam pekat tetapi tetap disukai banyak orang. Kalau sudah minum kopi itu rasanya rilex abis, ngilangin penat dan enjoy yaa gaa para pecinta kopi? Kalau boleh jujur saya sendiri pun jatuh cinta sama kopi, kalau disuruh memilih antara susu dan kopi tentu saya akan tertarik dengan kopi. Apakah saya akan membahas tentang jenis-jenis kopi? Harga kopi? Atau proses pembuatan kopi? Tentu tidak.
Jumat, 08 Maret 2013
Ayahku Hebat
Ayahku
Hebatt, orang kedua yang aku bilang hebat setelah Ibu. Kata ini sangat cocok
diberikan oleh seorang Ayah, kenapa?? Seorang Ayah memang ditakdirkan sebagai
kepala keluarga, orang yang mencari nafkah untuk keluarga. Bekerja dari pagi
yang gelap gulita sampai petang tiba, banting tulang bisa dibilang kepala jadi
kaki, kaki jadi kepala tanpa mengenal lelah. Itu semua dilakukan untuk memenuhi
kebutuhan keluarga yang semakin lama kebutuhan itu semakin mahal, jadilah Ayah
yang harus bekerja keras.
Ayahku tidak pernah mengeluh dalam
bekerja, tidak pernah melihatkan wajah lelahnya didepan keluarga, tidak pernah
bilang “Ayah Capek, ayah lelah”, Ayahku selalu menutupinya dengan senyuman.
Walaupun aku sendiri tahu betapa capeknya bekerja cari uang seharian. Tapi saat
aku Tanya “Ayah lelah” ?? ayahku menjawab dengan “Tidak, Ayah tidak lelah”
mungkin kata itu tidak sesuai apa yang ada di hati ayah. Rasa lelah pastilah
ada.
Kamis, 07 Maret 2013
Bumi-Langit
1. Kalian
pernah berfikir tidak? Kalian yang hidup mewah berkecukupan dalam hal apapun.
Mau ini mau itu tinggal tunjuk dan ambil, untuk membayarnya kalianpun hanya
mengeluarkan sebuah kartu ajaib dari dompet tebal kalian. Lalu bagaimana dengan
mereka yang miskin dan kekurangan? Untuk makan saja mereka harus pinjam
kanan-kiri, galih lubang tutup lubang. Jangankan untuk membeli barang-barang
mewah yang mereka inginkan untuk kebutuhan sehari-hari saja sangat sulit.
2. Kalian
pernah berfikir tidak? Kalian yang mampu membiayai pendidikan bahkan sampai
universitas dan bahkan juga ada yang sampai keluar negeri. Universitas yang
kalian buat suka-suka, masuk sesuka hati, tempat kalian mengantuk, tempat
kalian ngobrol dan rumpi, malas-malasan untuk ngampus, kuliah kalian anggap
sebagai hal sepele yang bisa kalian atur jamnya sesuka hati kalian. Kalian tahu
tidak diluar sana, diluar gerbang megah kampus kalian, dipinggir jalan banyak
anak-anak yang berdoa seraya memohon kepada gusti Allah berharap :
“Ya Allah, Ya Rabb, betapa
nikmatnya hidup mereka yang bersekolah dan berkuliah, saya ingin seperti meraka
Ya Allah Ya Rabb”
itu
doa mereka sangat-sangat sederhana hanya ingin bersekolah setinggi-tingginya.
Mereka tidak meminta jabatan, uang berkarung-karung, mobil mewah, rumah
megah, yang hanya mereka inginkan
pendidikan yang layak..
Tak Sempurna
Judul
Buku :
Tak Sempurna
Penulis :
Fahd Djibran Feat Bondan Prakoso & Fade2Black
Penerbit :
Kurniaesa Publishing
Terbit :
Cetakan pertama – Februari 2013
Ketabalan
Buku : 245 Halaman
ISBN : 978-602-7618-15-2
Kami
hidup di dunia yang tak sempurna. Saat pagi memaksa kami pergi sekolah untuk
bekerja keras demi masa depan yang tak jelas. Guru-guru bagai dictator yang
meneror kami agar menanam pohon masa depan yang seragam, disiram hapalan dan dipupuki
serangkaian ujian yang membuat kami ketakutan.
Langganan:
Postingan (Atom)